Evaluative, terkadang disebut juga pattern, multi-segment atau matrix metering. Pembacaan matering ini bekerja dengan membagi scene menjadi banyak segmen yang berbeda-beda dan menganalisis pembacaan cahaya dari masing-masing segmen untuk mencapai exposure terbaik. Contoh kamera analog yang menggunakan reflective metering jenis ini, yaitu Nikon FA dan kamera-kamera analog yang memiliki shutter honeycomb.
- Pembacaan metering ini adalah reflective metering standard yang ada di hampir semua kamera analog yg sudah ada elektroniknya, sebelum Nikon membuat Center Weighted Metering, karena paling mudah untuk digunakan.
- Reflective metering ini mempertimbangkan intensitas cahaya di beberapa titik dalam scene, dan kemudian menggabungkan hasilnya untuk exposure terbaik.
- Pada kamera analog pembacaan ini terkait dengan titik fokus pada saat kita ingin mengambil gambar dari sebuah objek. Sehingga kamera nantinya akan membias metering menuju daerah di sekitar titik fokus.
- Evaluative metering sangat mampu dalam melakukan pembacaan, bahkan dapat memperhitungkan warna dan jarak objek. Akan tetapi terkadang salah melakukan pembacaan dalam kebanyakan situasi.
- Kamera analog dengan pembacaan ini sangat bagus untuk landscape dan portrait.
Evaluative/matrix metering baik digunakan jika sobat mendapatkan momen dimana cahaya terlalu mencolok sehingga sobat agak bingung dalam menggunakan light meter. Jenis reflective metering ini juga sangat baik digunakan jika sobat membutuhan pembacaan metering dan menangkap gambar dengan cepat, karena evaluative metering bekerja menggunakan zona-zona.
- Canon FT, FT QL, FTB, A-1, AT-1, AE-1 dll
- Nikon FA, Nikon FM2 honeycomb, FM3A honey comb, F4, F5, F100 dan semua Nikon SLR AF
- Leica R8
![]() |
| Contoh Evaluative/matrix metering |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar