Selasa, 10 Februari 2015

Mengenal karakteristik cahaya

Light Meter Menurut Pengukuran Cahayanya

              Selanjutnya sobat, admin akan coba jelaskan bagaimana menentukan exposure yang tepat dengan menggunakan bantuan light meter. Untuk sobat-sobat yang baru belajar menggunakan kamera analog, admin sangat merekomendasikan penggunaan light meter. Kenapa? karena di sini sobat nantinya akan belajar mana shutter speed/ASA/aperture yang digunakan dalam menentukan exposure untuk kondisi cahaya yang berlainan. Setelah sobat telah menguasai teknik penggunaan light meter, cobalah untuk mengambil gambar tanpa menggunakannya atau matikan saja light meter kamera analog sobat dengan mencabut baterainya. Kemudian gunakanlah feeling sobat di setiap kondisi cahaya yang berbeda. Sobat akan menemukan asyiknya memakai kamera analog full manual. Di samping itu sobat, rata-rata fotografer kamera analog yang sudah handal tidak akan pernah lagi menggunakan light meter karena felling mereka benar-benar sudah terasah. "Just use your felling to make a true exposure"
         Untuk menjadi fotografer kamera analog yang handal, sobat harus bersabar dan mulailah dahulu dengan menggunakan light meter. Penggunaan light meter untuk pemula juga membantu sobat untuk mengirit roll film. Tapi jangan takut menghabiskan ber-roll-roll film kalau sobat mau handal nantinya.

Mengenal karakteristik cahaya 

          Terus gimana admin cara pakai light meter yang benar? Sabar dulu sobat, sebelum kita menggunakan light meter ada baiknya kita mengenal dulu berbagai macam karakteristik cahaya. Kok jadi cahaya sih admin? Karena fotografi itu sesungguhnya adalah "seni dalam proses menghasilkan  gambar/foto oleh aksi dari energi radiasi dan terutama cahaya pada permukaan objek yang sensitif". Untuk menjelaskan hal ini, admin akan coba mengkombinasikannya dengan Teori QuantumMenurut teori ini, cahaya adalah nama untuk berbagai radiasi elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia. Jadi, artinya bahwa cahaya itu partikel dan gelombang yang bergerak melalui ruang dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Berikut karakteristik cahaya:

  • Panjang gelombang, hal ini akan menghasilkan warna cahaya yang berbeda-beda;
  • Amplitudo, akan mempengaruhi kecerahan cahaya;
  • Polarisasi, sudut cahaya.
         Ketiga karakteristik cahaya di atas  nantinya akan mempengaruhi light meter kamera analog sobat. Misalkan sobat memotret jalanan di siang hari, light meter akan menunjukan exposure yang berbeda dengan ketika sobat mengambil gambar di pegunungan pada siang hari juga. Mengenal Tingkat kecerahan, sudut cahaya dan warna cahaya juga akan mempengaruhi nuansa/efek gambar yang sobat hasilkan. Hal ini pun akan berguna ketika sobat sudah tidak memerlukan bantuan light meter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar